|
EKSISTENSI
KETELADANAN TERHADAP MASYARAKAT
|
Masyarakat
pada umumnya merupakan kelompok yang mempunyai kelebihan dalam potensi ilmu
pengetahuan yang patut menjadi teladan. Keteladanan secara harfiah sebagai suatu kondisi bagi
siapapun yang memberikan contoh kepada yang dipimpin atau masyarakat mengenai
nilai-nilai,
sikap dan
sopan santun atau perilaku yang patut diikuti. Yang kemudian bisa dikembangkan
melalui nilai bersama dalam kelompok masyarakat. Masyarakat memiliki kebebasan
untuk berpendapat, berpikir untuk siapa dan bagaimana kehidupan masyarakat itu
sendiri, yang terpenting ialah bagaimana menempatkan posisinya sebagai
masyarakat yang dipimpin.
Masyarakat
dewasa juga dituntut untuk memberikan motivasi terhadap anak- anak, remaja,
yang kemudian pada saat dewasa mereka bisa berpikir kedepan untuk menjadi
kelompok society ( masyarakat) yang memberikan contoh terhadap generasi
selanjutnya.
Dalam kontes
kehidupan bahwa masyarakat memiliki nilai positif terhadap potensi yang abstrak,
mengapa demikian ? karena semua yang berkaitan dengan kehidupan sosial bisa
dirasakan bahkan secara tidak langsung mendapatkan hasil yang baik, apabila
nilai-nilai kehidupan masyarakat itu sendiri, dikembangkan dan dipraktekan.
Dari potensi itulah masyarakat bisa melakukan kerja sama antar kelompok. Dengan
adanya kerja sama kelompok masyarakat, lahirlah tradisi dan budaya sehingga
bisa menjadikan masyarakat tetap utuh dalam mempertahankan karakter yang
mempunyai hasil atau pencapaian moralitas kehidupan untuk generasi kedepan.
Tiga
hal yang perlu dikembangkan masyarakat :
1.
Memberikan
konstribusi pemikiran terhadap generasi, betapa pentingnya nilai-nilai moral
dilingkungan masyarakat.
2.
Solidaritas
terhadap perkembangan kerja kelompok masyarakat.
3.
Memberikan
perubahan yang lebih baik, dari pada perubahan-perubahan yang sebelumnya.
Masyarakat
yang aktif atau ( ectivity society )
ialah masyarakat yang memiliki tanggung jawab bersama-sama dalam melakuakan perubahan
terhadap kehidupan sosial. Masyarakat tidak boleh pakum atau diam, artinya bahwa segala sesuatu yang
berkaitan dengan kehidupan masyarakat seperti : ekonomi, politik, moral, Agama,
budaya dan lain sebagainya, merupakan kewajiban yang harus dikembangkan oleh
masyarakat itu sendiri.
Dalam
kehidupan bermasyarakat perlu adanya solidaritas, mengapa demikian ? karena sesungguhnya
keberhasilan aktivitas masyarakat tersebut, lahir dari solidaritas bersama.
Oleh karena itu, solidaritas sangat dibutuhkan dalam sagala hal. Baik
lingkungan sekolah, kepemerintahan bahkan dilingkungan masyarakat. Untuk
mendorong kehidupan bermasyarakat yang lebih baik, perlu adanya partisipasi. Di
antaranya ialah : pertama,
partisipasi waktu. Kedua, partisipasi
gotong royong.
Ketiga,
partisipasi kedisiplinan. Selanjutnya, aktivitas dari masyarakat dalam penataan
ketiga partisipasi tersebut, sebagai referensi kehidupan masyarakat yang
menjadi teladan terhadap eksistensi sosial.
Sekarang ini,
perubahan serta kemajuan teknologi sangat pesat yang bisa memudahkan masyarakat
untuk belajar dan bisa mengembangkan pengetahuan yang luas. Kemajuan teknologi
termasuk perkembangan partisipasi yang dilakukan oleh ilmuan. Dan sekarang
menjadi peluang bagi masyarakat untuk bisa memanfaatkan sebaik-baiknya.
Peran
masyarakat terhadap eksistensi moral merupakan keaktipan berpikir secara nyata
sebagai wujud perubahan dimasa yang akan datang. Perlu dikaji bahwa aktivitas
dari masyarakat sendiri lahir karena keinginan yang besar untuk memenuhi
kebutuhan sehari-hari, bagaimana memikirkan keberadaan mereka untuk mencapai
nilai kebutuhan yang lebih baik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar