MAHASISWA MEMBANGUN PERUBAHA
(Organisasi Dinamis, Akademik
Optimis, Pribadi Agamis)
By : Armin K
Nur
( Fakultas Syariah Dan Ekonomi Islam / Ahwal Syaksiyah
(AS) )
Kepada para pemuda (Mahasiswa) yang merindukan
lahirnya kejayaan
Kepada umat yang tengah kebingungan di
persimpangan jalan Kepada pewaris peradaban yang kaya raya yang telah
menggoreskan catatan membanggakan di lembar sejarah umat manusia. (Hasan
Al-Banna).
Saya
akan mulai tulisan ini dengan kata “ MAHASISWA “ Apa yang terbenak dalam pikiran kita ketika
mendengar kata mahasiswa , merupakan status yang didalamnya mengisi
keseharianya dengan gudang ilmu. Mahasiswa mempunyai banyak status dalam
beraneka ragam latar belakang
pendidikan, latar belakang inilah yang meninbulkan berbagai macam jawaban. Mahasiswa
merupakan sebuah status yang di sandang oleh seseorang yang tentunya mengikuti pendidikan
formal dalam perguruan Tinggi. Mahasiswa sebagai windows thinking
untuk membawa perubahan ia akan
dikatakan sebagai mahasiswa apabila ia tercatat sebagai mahasiswa secara
administrasi yang tentunya mengukuti proses belajar mengajar serta kegiatan
lainya.
Mahasiswa
akan menunjukkan peranya dalam konteks social life
terlebih lagi pada tingkat kehidupan nation and state.
Mahasiswa dipilih untuk menjadi pelaku, artinya mahasiwa mempunyai intelektiual
yang tinggi serta menjadi agen perubahan. Saya disini tidak membicarakan bahwa
mahasiswa sebagai orang yang paham terhadap teknologi, atau faham –faham ilmu
sosial, namun saya mengartikan mahasiswa disini ialah orang yang mempunyai
kemampuan yang logis dalam berfikir sehingga dapat membedakan mana benar dan
mana yang salah. Dan itulah pengertian dalam status mahasiswa menurut pandangan
saya .
Melihat
kondidi yang ada di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai
Gorontalo, sudah banyak argument- argument, bahwa untuk membangun perubahan
dalam peradaban di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai
Gorontalo menjadi keharusan dan tanggung jawab kita bersama membawa perubahan
serta kemajuan terhadap kampus Islam tersebut. Semestinya argument ini terwujud
apabila komunikasi antara oraganisasi yang di Kampus Institut Agama Islam
Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo jadikan sebagai fokus bersama – sama membangun
dan mewujudkan apa yang menjadi harapan kita bersama, Artinya keharusan kita
untuk mengatasi berbagai persoalan yang ada dikampus perlu dibangun kerja sama
yang baik antara tingkatan mahasiswa, Para Dosen, Serta Pimpinan yang ada dilingkungan
kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo. Semua ini
dilakukan agar menjadi penentu dalam menciptakan nuansa di kampus Institut
Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo yang memiliki insan
yang dinamis, bersikap optimis dan menanamkan pribadi yang agamis.
Mahasiswa
memiliki tugas yang mulia terhadap pelaksanaan perubahan yang positif sehingga
dapat menciptakan suasana baru dalam kampus bukan hanya itu. akan tetapi,
teladan atau inisiator terhadap mahasiswa baru serta menjadikan kampus kita
sebagai teladan untuk kampus – kampus lain.
Bakal
CEPRES IAIN Gorontalo
Salam Mahasiswa....
Menbagun Perubahan....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar