Rabu, 25 September 2013



MAHASISWA MEMBANGUN PERUBAHA
(Organisasi Dinamis, Akademik Optimis, Pribadi Agamis)
By : Armin K Nur
( Fakultas Syariah Dan Ekonomi Islam / Ahwal Syaksiyah (AS) )
Kepada para pemuda (Mahasiswa) yang merindukan lahirnya kejayaan
Kepada umat yang tengah kebingungan di persimpangan jalan Kepada pewaris peradaban yang kaya raya yang telah menggoreskan catatan membanggakan di lembar sejarah umat manusia. (Hasan Al-Banna).

Saya akan mulai tulisan ini dengan kata “ MAHASISWA “  Apa yang terbenak dalam pikiran kita ketika mendengar kata mahasiswa , merupakan status yang didalamnya mengisi keseharianya dengan gudang ilmu. Mahasiswa mempunyai banyak status dalam beraneka ragam  latar belakang pendidikan, latar belakang inilah yang meninbulkan berbagai macam jawaban. Mahasiswa merupakan sebuah status yang di sandang oleh seseorang yang tentunya mengikuti pendidikan formal dalam perguruan Tinggi. Mahasiswa sebagai windows thinking untuk membawa perubahan ia akan dikatakan sebagai mahasiswa apabila ia tercatat sebagai mahasiswa secara administrasi yang tentunya mengukuti proses belajar mengajar serta kegiatan lainya.
Mahasiswa akan menunjukkan peranya dalam konteks social life terlebih lagi pada tingkat kehidupan nation and state. Mahasiswa dipilih untuk menjadi pelaku, artinya mahasiwa mempunyai intelektiual yang tinggi serta menjadi agen perubahan. Saya disini tidak membicarakan bahwa mahasiswa sebagai orang yang paham terhadap teknologi, atau faham –faham ilmu sosial, namun saya mengartikan mahasiswa disini ialah orang yang mempunyai kemampuan yang logis dalam berfikir sehingga dapat membedakan mana benar dan mana yang salah. Dan itulah pengertian dalam status mahasiswa menurut pandangan saya .
Melihat kondidi yang ada di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, sudah banyak argument- argument, bahwa untuk membangun perubahan dalam peradaban di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menjadi keharusan dan tanggung jawab kita bersama membawa perubahan serta kemajuan terhadap kampus Islam tersebut. Semestinya argument ini terwujud apabila komunikasi antara oraganisasi yang di Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo jadikan sebagai fokus bersama – sama membangun dan mewujudkan apa yang menjadi harapan kita bersama, Artinya keharusan kita untuk mengatasi berbagai persoalan yang ada dikampus perlu dibangun kerja sama yang baik antara tingkatan mahasiswa, Para Dosen, Serta Pimpinan yang ada dilingkungan kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo. Semua ini dilakukan agar menjadi penentu dalam menciptakan nuansa di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo yang memiliki insan yang dinamis, bersikap optimis dan menanamkan pribadi yang agamis.
Mahasiswa memiliki tugas yang mulia terhadap pelaksanaan perubahan yang positif sehingga dapat menciptakan suasana baru dalam kampus bukan hanya itu. akan tetapi, teladan atau inisiator terhadap mahasiswa baru serta menjadikan kampus kita sebagai teladan untuk kampus – kampus lain.


Bakal CEPRES IAIN Gorontalo
Salam Mahasiswa....
Menbagun Perubahan....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar